Khamis, 25 September 2014

MEMBUKA PINTU REZEKI







Assalamualaikum semua...

   اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Alhamdulillah...

Terima kasih masih setia mengunjungi teratak tinta PjahSecret ini...Saya doakan anda semua sentiasa diredhai Allah dan sentiasa di permudahkan urusan oleh Allah...

Saya juga doakan anda semua sentiasa sihat dan gembira di kelilingi keluarga yang bahagia dan ceria...

kisah kali ini saya kongsikan beberapa amalan yang mudah dan senang untuk kita sama-sama amalkan dalam kehidupan seharian kita...


Amalan ini dapat membuka pintu rezeki kita menjadi lebih luas dan mudah, di mudahkan kita mencari ilmu dan ilham dalam belajar, dan banyak lagi kehebatannya...

Sebelum itu kita mulakan perkoingsian ilmu ini dengan 
1. Al FATIHAH….
Dan Surah Fatihah ini kita niatkan seperti di bawah:


" Ya Rabb… Ya Rabb… Ya Rabb…
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada (ibu & bapak) ku,
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada diriku,
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada (Nabi Muhammad) Rasul ku,
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada kedua-dua (kakek & nenek) ku,
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada kesemua (Isteri/suami, anak, saudara-saudari kandung) ku,
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada seluruh umat Islam (yang hidup & yang telah mati),
aku hadiahkan khasiat Al-Fatihah ini kepada insan yang pernah mendidik ku,
berkatilah hidup mereka semuanya,
dan masukkanlah kami ke syurgamu dan kekalkan kami di sana,
payungilah kami dengan Rahmatmu kepada kami dari dunia sampai ke syurga,
dan kekalkanlah kami bersama keluarga kami di dalam syurga-Mu,
temukanlah kami semua dengan Nabi Muhammad di syurga-Mu Ya Allah,
aku telah bermohon pada-Mu tuhan ALAM SEMESTA,
makbulkan doaku ini,
jika tidak di dunia Engkau zahirkan, maka makbulkanlah di akhirat nanti,
SESUNGGUHNYA KAU TIDAK MEMUNGKIRI JANJI."

  2. Selalu Menyempatkan diri beribadah
Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam Hadis Qudsi:
“Wahai anak Adam,
sempatkanlah untuk menyembah-Ku,
maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu.
Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan, dan Aku tidak menutup kefakiranmu.”
(Riwayat Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah r.a.)

3. Memperbanyak istighfar
Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah, yang menjadi sebab Allah merasa sayang pada hamba-Nya, lalu Allah berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan dari hamba yang meminta itu.

Sabda Nabi Muhammad s.a.w.:
“Barang siapa memperbanyak istighfar,
maka Allah S.W.T akan menghapuskan segala kedukaannya,
menyelesaikan segala masalahnya,
dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka.”
(Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari
Abdullah bin Abbas r.a.)

4. Meninggalkan perbuatan dosa
Istighfar tidak diterima di sisi Allah jika masih saja berbuat dosa. Dosa bukan saja membuat hati menjadi resah, Namun juga akan menutup pintu rezeki.

Sabda Nabi Muhammad s.a.w.:
“… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki kerana dosa yang diperbuatnya.”
(Riwayat at-Tirmizi)

5. Sentiasa ingat kepada Allah
Banyak mengingat Allah membuatkan hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah berikan kepada orang beriman (yaitu Islam). 

Firman-Nya:
“(iaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat
Allah . Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(Al Quran, Surah Ar-Ra’d, Ayat 28)
Antara amalan mengingat Allah yang bisa kita lakukan:

- sambil kerja sambil berzikir dalam hati (tak mesti gerakkan mulut)
- banyakkan bersyukur setiap 1 jam (dengan cara anda masing-masing)
- mulakan setiap 1 hal atau aktivitas dengan Bismillah (kalau anda mampu)
- dan apa saja perbuatan “baik” asalkan pikiran anda senantiasa mempunyai “connection” dengan Allah tanpa terjadinya “disconnect” dengan Allah.

6. Berbakti dan mendoakan ibu bapa
Dalam hadis riwayat dari Imam Ahmad,
Nabi Muhammad s.a.w. berpesan,
agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahkan rezekinya,
hendaklah berbakti kepada ibu bapaknya dan menyambung tali kekeluargaan.

Nabi Muhammad s.a.w. juga bersabda:
“Siapa berbakti kepada ibu bapaknya,
maka kebahagiaanlah buatnya,
dan Allah akan memanjangkan umurnya.”
(Riwayat Abu Ya’ala, at-Tabrani, al-Asybahani dan al-Hakim)

Mendoakan ibu bapak juga menjadi sebab mengalirnya rezeki,
berdasarkan
sabda Nabi s.a.w.:
“Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya,
niscaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya. “
(Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)


7. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah
Berbuat baik kepada orang yang lemah, termasuk juga menggembirakan dan membahagia orang tua, orang yang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga isteri dan anak-anak yang masih kecil.

Sabda Nabi Muhammad s.a.w.:
“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki,
melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu.”
(Riwayat Bukhari)

8. Tunaikan atau Penuhi Kebutuhan orang lain
Menunaikan atau memenuhi kebutuhan atau keinginan orang, menjadi sebab Allah melapangkan rezeki dalam bentuk yakni terpenuhinya hajat atau keinginan kita sendiri..
sabda Nabi Muhammad s.a.w.:
“Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya…”
(Riwayat Muslim)
9. Banyak bersalawat
Ada hadist yang menganjurkan bersalawat jika hajat atau cita-cita tidak tertunai, kerana salawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, salawat itu dapat menghilangkan kesukaran serta meluaskan rezeki, salawat itu dapat menyebabkan terlaksananya semua hajat.

10. Buat kebajikan sebanyak-banyaknya
Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya kepada hati,
kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain.
Manakala kejahatan pun bisa menggelapkan rupa,
menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki & makhluk lain mengutuknya. “

11. Menjalin silaturrahim
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya,
maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya. “
(Riwayat Bukhari)

12. Membiasakan selalu dalam keadaan berwudhu’
Seorang Arab badui menemui Nabi Muhammad s.a.w.
dan meminta pedoman mengenai beberapa perkara termasuk minta dimurahkan rezeki 
Nabi Muhammad s.a.w. pun bersabda:
“Senantiasalah berada dalam keadaan bersih (dari hadas)
niscaya Allah akan memurahkan rezeki.”
(Diriwayatkan dari Sayyidina Khalid al-Walid)

13. Bersedekah
Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah membuka pintu rezeki.
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam:
“Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy,
yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, niscaya Allah membanyakkan baginya.
Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya.”
(Riwayat ad-Daruquthni dari Anas r.a.)


14. Membiasakan diri untuk solat malam (Solat Tahajud)

Hadits menunjukkan bahwa amalan solat tahajjud memudahkan manusia untuk memperoleh rezeki,
menjadi sebab seseorang itu dipercayai dan dihormati orang
dan doanya dimakbulkan oleh Allah .


15. Membiasakan Solat Dhuha
Waktu Solat Dhuha
- adalah 28 menit selepas waktu syuruk
- waktu syuruk = waktu terbit matahari
- waktu maksimum Dhuha ketika kurang lebih 15 menit sebelum masuk waktu dzuhur

Solat Dhuha lazimnya dilakukan disaat manusia sibuk dengan urusan dunia. Amalan ini mempunyai rahsia tersendiri yang Luar Biasa.

Firman Allah dalam hadis qudsi:
“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.”
(Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

16. Bersyukur kepada Allah
Syukur artinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah .
Lawannya adalah kufur nikmat.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, niscaya akan Aku tambahi nikmat-Ku kepadamu, dan jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku amat keras.”
(Al-Quran, Surah Ibrahim, Ayat 7)

Allah berfirman lagi:
“… dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”
(Al-Quran, Surah Ali Imran, Ayat 145)

17. Amalkan zikir dan bacaan ayat Al-Quran tertentu 

Zikir dari ayat-ayat Al-Quran atau Asma’ul Husna (99 Nama Allah)
selain dapat menenangkan hati manusia, malah dapat menjernihkan perasaan dan melunakkan hati, amalan berzikir mengandungi fadilah khusus untuk
- keluasan ilmu
- terbukanya pintu hidayah,
- dimudahkan untuk memahami agama,
- diberi kemanisan iman
- dan dilapangkan rezeki.

contohnya:
2 ayat terakhir Surah at-Taubah (ayat 128-129)
jika dibaca secara rutin 7 kali selepas solat fardhu,
dikatakan bisa menjadi sebab Allah lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.

Salah satu nama Allah , al-Fattah (Maha Membukakan)
dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika dibaca selalu;
misalnya dibaca

“Ya Allah ya Fattah” berulang-ulang,
diiringi doa:

“Ya Allah ,bukalah hati kami untuk mengenali-Mu,
bukalah pintu rahmat dan pengampunan-Mu,
ya Fattah ya ‘Alim.”

Ada juga hadis menyebut,
siapa amalkan baca Surah al-Waqi’ah setiap malam,
dia tidak akan ditimpa kefakiran & kemiskinan selagi dia hidup di dunia ini.
Wallahu a’lam.

18. Berdoa
Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah, bergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya.

Dalam Al-Quran,
Allah suruh kita meminta kepada-Nya, niscaya Dia akan kabulkan.

- tanggungjawab manusia untuk selalu berdoa kepada Allah (jangan berhenti dari amalan ini )
- kehendak Allah untuk memakbulkan apa saja permintaan manusia
- gabungkan formula doa ini dan berdoa di waktu mustajab (pukul 2~3 tengah malam)
Inilah buktinya…

Allah berfirman lagi:
“…dan tuhanmu berfirman, berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu…”
(Al-Quran, Surah Ghafir, Ayat 60 )

19. Berikhtiar setelah berusaha

bahawa Allah berikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya,
tapi nikmat agama Islam hanya Allah beri kepada orang yang dicintai-Nya saja.
(Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

Bagi orang Islam yang beriman,tentulah dia perlu mencari sebab-sebab yang bisa membawa kepada murah rezeki dalam ruang lingkup yang lebih luas.

Misalnya,

Agar tenang saat membaca Al-Quran, hendak dapat anak yang baik sehingga dididiknya sejak anak dalam kandungan, hendak sehat maka dijaganya konsumsinya dan memakan makanan yang baik dan halal, hendak dapat tetangga yang baik maka dia sendiri mesti berusaha jadi baik, hendak dapat jodoh yang baik dia sendiri kena jadi baik terlebih dulu, hendak rezekinya berkat maka dijauhinya dari sumber yang haram, dan sebagainya.

20. Bertawakkal
Dengan tawakal, seseorang itu akan dikaruniakan rasa kaya oleh Allah .

Firman-Nya:
“Barang siapa bertawakal kepada Allah , niscaya Allah mencukupkan (keperluannya) .”
(Al Quran, Surah At-Thalaq, Ayat 3)

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:
“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki,
ia pada waktu pagi hari lapar namun petang hari ia telah kenyang.”
(Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

Kesemua 20 amalan mulia yang telah disebutkan diatas, adalah amalan-amalan yang membawa kepada takwa.

Dengan takwa, Allah akan memberi “jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkan) , dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya.”
(Al-Quran, Surah At-Talaq, Ayat 2~3)

Pendek kata,
bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam erti yang sebenarnya,
kuncinya adalah berbuat amalan-amalan ketakwaan

Amalan-amalan ini salah satu Asbab jatuhnya kasih sayang Allah, lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.

Saya doakan kita semua sentiasa di dalam lindungan Allah dan dibukakan pintu rezeki kita seluas-luasnya...Aamiin...